fbpx

Desain Pagar Pagar Hebel Minimalis Super Unik Tak Monoton

Baru-baru ini dunia konstruksi mengalami perubahan dan perkembangan yang signifikan, salah satunya hebel sebagai alternatif batu bata. Tak hanya dibuat dinding, juga bisa kita masukan ke dalam desain pagar pagar hebel minimalis agar lebih inovatif daripada sekedar penggunaan batu bata tradisional.

Salah satu keutaman dari blok hebel ini adalah kemampuannya dalam menghalangi kebisingan dari luar sekaligus menciptakan privasi yang begitu dalam.

Selain itu, hebel dapat menambahkan manfaat bagi kita, misalnya ukurannya yang lebih gede sehingga pemasangannya cenderung cepat, lebih ringah namun kuat dan kokoh, ramah lingkungan, hemat energi, tahan api, dan masih banyak lagi.

Sementara jika kita sematkan pada desain pagar pagar hebel minimalis, maka akan mendatangkan keindahan tersendiri baginya.

Beberapa contoh nyatanya ada di bawah ini.

Desain Dadu

motif pagar hebel

Intinya, kita tak boleh mendesain secara monoton agar kesan minimalis ini bisa kamu dapatkan. Bahkan pagar minimalis bertekstur dadu ini sebenarnya demi mengakali budget yang sedikit.

Secara normalnya, desain dadu yang terlihat kotak-kota bolong ini akan mengurangi penggunaan dan orderan dari batu hebel tersebut.

Namun kamu pun tak perlu khawatir karena panel hebel sendiri sebenarnya merupakan bahan bangunan yang padat dan terbuat dari beton aerasi yang diautoklaf, sehingga bebannya tak terlalu berat.

Sekalipun kekurangan bahan yang kemudian dijadikan sebagai desain bermotif dadu, akan tetapi masih mampu bertindak sebagai pagar yang kuat dan mumpuni.

Lubang Vertikal

pagar hebel sederhana

Masih bermotif lubang-lubang, namun kali ini desain pagar hebel hebel minimalis ini bukan karena kekurangan bahan, akan tetapi lebih ke ingin menciptakan nuansa artistik saja layaknya model roster pagar minimalis.

BACA JUGA :  Cantiknya Pagar Bunga Minimalis Pujaan Para Tetangga

Namun tetap saja, penggunaan yang hampir seluruhnya menutup area pagar ini masihlah memiliki kualitas insulasi yang begitu unggul, berkinerja lebih baik daripada batu bata, dan lebih hemat.

Terutama dalam menangani suhu panas dan dingin, maka cocok ditempatkan di area luar sebagai eksterior sekaligus pelindung depan rumah.

Dengan kata lain, performa termal dari dalam blok hebel sangat ideal untuk penggunaannya di negara tropis seperti Indonesia.

Desain Timbul

pagar pakai hebel

Lain lagi dengan desain berikut yang harus kamu buat secara rapat-rapat tanpa adanya bolong-bolong di tengahnya.

Namun jika dibangun begitu saja, maka kesannya monoton dan nampak tidak begitu menyenangkan saat ditatap.

Makanya, kita bisa tambahkan aksen timbul dari desain pagar pagar hebel minimalis tersebut agar memberikan tekstur unik.

Seolah nampak seperti kesalahan pada pemasangan, namun jika ditatap dari kejauhan begitu terasa seni dan artistiknya.

Desain timbul ini sudah mencirikan bangunan yang minimalis serta modern, dan biasanya tersemat pada arsitektur kota metropolitan seperti museum di luar negeri sana.

Pastinya mau dong desain rumah kita memiliki keindahan seperti yang ada di negara-negara maju dengan fasilitas kotanya yang begitu lengkap.

Tekstur Geometris

pagar hebel unik

Kembali ke area berlubang, kali ini kita menambah sedikit panel kotak-kotak namun dengan ukuran dan bentuk yang sembarang.

Sembarang di sini artinya masih mengikuti bentuk dasarnya persegi empat, dan bisa kita kreasikan sendiri dengan menggabungkan antara persegi kotak, persegi horizontal, vertikal, atau saling tumpang tindih.

Kebanyakan ahli matematika yang doyan menghitung pasti menyukai tekstur tembok minimalis tersebut karena dapat membawa inspirasi dan insting untuk memecahkan permasalahan geometri.

Selain mencirikan nuansa modern dan minimalis, memasukan unsur geometris juga bisa menjadi simbol ramah lingkungan karena bentuk-bentuk tersebut memang seringkali kita temukan di alam secara alami.

BACA JUGA :  ✔ 42+ Inspirasi Rumah Minimalis Serta Sejumlah Unsur yang Dibutuhkannya

Pada kenyataannya, hebel pun sangatlah eco friendly karena menggunakan sekitar 60% lebih sedikit energi serta 55% lebih rendah menghasilkan emisi rumah kaca dibandingkan dengan bata beton atau veneer.

Tinggalkan komentar