fbpx

Tekstur Tembok Minimalis dan Tekhnik Rahasia Di Dalamnya

Meskipun warna menjadi elemen yang paling sering menjadi hal pertama untuk dilihat, akan tetapi tekstur tembok minimalis pun dapat menyuguhkan nuansa hidup secara lebih efektif.

Memperkenalkan tekstur ke dalam sebuah ruangan akan memberikan bonus tambahan berupa kedalaman dan dimensi.

Sayangnya, para dekorator warna cenderung tak menyukai elemen tersebut sehingga memutuskan untuk tidak pernah menggunakannya sama sekali.

Padahal, tekstur bisa mengatasi masalah sulitnya penggabungan warna dalam hunian minimalis kita.

Selain itu, dapat pula menghidupkan ruangan tanpa harus memberikan ekstra furnitur di sana-sini, sehingga jatuhnya jauh lebih murah.

Jika tak percaya, simak beberapa contoh tekstur tembok minimalis di bawah ini.

Tekstur Dinding Kayu

Tekstur Dinding Kayu

Kita bisa buat segalanya nampak sederhana berkat panel kayu yang berwarna pohon alami.

Dengan warna dan teksturnya yang hangat, tak akan membuat kita merasa pusing melihatnya. Bisa kamu bandingkan sendiri dengan tekstur dinding yang berupa ilusi optik, yang akan membuat seseorang nampak mual berada di rumah sendiri.

Jika kamu ingin meringankan warnanya, maka tambahkan dengan sedikit warna putih untuk memberikan kesan netral.

Atau bisa pula menggabungkannya dengan warna hitam untuk membuatnya nampak minimalis, modern, dan elegan di saat yang bersamaan.

Dinding atau sekat yang menggunakan tekstur kayu cenderung memberikan nuansa bersih karena kotoran tak mudah menempel dan terlihat di sana.

Tekstur Dinding Sisir

Tekstur Dinding Sisir

Tekstur sisir sudah mulai banyak digunakan di beberapa rumah perkotaan berkat keunikannya yang nampak begitu jelas dari kejauhan.

Tekstur tembok minimalis ini menggunakan teknik yang membuat garis sama lebar dan bentuk dalam senyawa drywall.

BACA JUGA :  ✔ 41+ Mushola Minimalis Memfasilitasi Ibadah Lebih Terjaga

Buat kamu yang belum tahu, drywall sendiri lebih dikenal dengan sebutan papan gipsum diantara para pekerja bangunan di tempat kita.

Untuk dapat membuat tekstur berseni seperti ini, maka para ahli bangunan seringkali menggunakan senyawa drywall, roller, dan sekop drywall dengan jarak gigi rata.

Jika dilakukan dengan tepat, maka akan menghasilkan rangkaian pola pelangi berulang pada drywall tersebut dan sudah menjadi salah satu teknik tekstur paling sederhana namun mengesankan.

Tekstur Dinding Kamprot

tekstur dinding kamprot

Tekstur dinding ini sebenarnya sudah cukup populer semenjak tahun 70-an, yang kemudian diadaptasi kembali sebagai bagian dari rumah minimalis yang indah.

Tekstur tembok minimalis ini cenderung sangat baik dalam menyembunyikan ketidaksempurnaan atau kesalahan saat pekerjaan dilakukan.

Sebagai bonusnya, tekstur ini mampu menyerap suara antara lantai dan dinding, sekaligus lebih terjangkau dan nampak seperti seni abstrak berkualitas tinggi.

Jadi buat kamu yang ingin membuat studio musik atau karaokean sepanjang malam tanpa dipelototin tetangga, maka pastikan dinding luar rumah kamu menggunakan teknik kamprot ya! Karena kemampuannya dalam menyerap suara dengan sangat baik.

Tentu saja harus dipadukan dengan teknik dan bahan peredam suara lainnya jika benar-benar ingin 100% kedap suara.

Tekstur Dinding Bata

tekstur dinding bata

Bisa dibilang ini yagn paling murah, namun nampak begitu indah dengan nuansa minimalis.

Meskipun sebenarnya ada tekhnik khusus tersendiri dan membutuhkan beberapa elemen dasar lainnya agar nampak sempurna, akan tetapi gaya minimalis dan modern cenderung anti ribet.

Tekstur tembok minimalis ini lahir dari batu bata itu sendiri, tanpa diberikan embel-embel apapun, mirip seperti batu alam pagar tembok minimalis di luar ruangan.

Hanya saja kita harus memberikan cairan berbasis minyak agar nampak halus dan bersinar.

BACA JUGA :  Sulitnya Penataan Toko ATK Minimalis Bisa Diatasi Dengan Tips Berikut

Selain itu, kita juga bisa kreasikan sendiri dengan sedikit warna putih agar nuansa modern dan minimalisnya bisa didapatkan dengan begitu sempurna.

Tinggalkan komentar