fbpx

3 Rombong Minimalis Aluminium yang Dapat Mendatangkan Cuan

Para penjual tentunya sangat berjasa dalam memajukan roda ekonomi di suatu daerah atau negara, sementara rombong minimalis aluminium akan mendukung upaya penjual tersebut agar lebih lancar.

Biasanya, rombong ini digunakan untuk menjajakan makanan jalanan yang murah dan lezat, sekaligus menjadi ciri khas dari para pedagang Indonesia di setiap penjuru kota dan desa.

Masing-masing rombong tentunya dibuat dengan tujuan sama, namun cara pakai yang berbeda. Yaitu digunakan untuk sarana berjualan, sementara desainnya akan menentukan bagaimana produk jajanan kamu didistribusikan.

Untuk itulah, pastikan dulu kamu merencanakan bagaimana distribusi jualan kamu akan dijalankan, biar tepat sasaran! Agar lebih jelas, berikut adalah 3 jenis rombong yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan.

Rombong Aluminium Permanen

rombong jualan minimalis

Pertama-tama, kita pastikan dulu bahwa bahan baku dari rombong yang ingin dibuat adalah dari aluminium. Alasannya mudah saja, karena metal ini cenderung lebih mudah untuk diaplikasikan sekaligus jenis yang paling murah dan bebas dari karatan.

Sehingga akan menjadi komoditas paling cocok untuk start-up, terutama di kalangan pedagang kaki lima atau bisnis berskala kecil yang bisa menggunakan modal seminim mungkin.

Rombong minimalis aluminium ini pun nantinya akan sangat cocok disimpan di pinggir jalan yang seringkali dipenuhi oleh debu dan polusi  udara karena mudah dibersihkan.

Khusus bagi kamu yang memilih untuk menggunakan rombong permanen, maka harus mencari tempat strategis yang banyak didatangi orang.

Bahkan posisi menjadi salah satu kunci utama agar bisnis jualan kita mendatangkan cuan yang begitu banyak.

Kelebihannya kita tak perlu capek-capek membawanya keliling kampung atau kota, hanya duduk santai sambil menunggu pelanggan.

BACA JUGA :  4 Macam Striping NMAX Hitam Minimalis Paling Mudah Tapi Keren!

rombong jualan aluminium

Jika sudah mendapatkan brand awareness, maka para pelanggan tersebut lebih mudah menemukan kita sebagai langganan karena sifatnya yang menetap.

Para pemilik rombong minimalis aluminium bertipe permanen juga seringkali mendistribusikan makanannya melalui aplikasi Grab, demi menambal kelemahannya yang tak bisa menjajakan barang dagangannya ke berbagai macam tempat.

Faktanya, sebagian besar rombong permanen memang mengandalkan penjualan dari penduduk sekitar dan langganannya, sehingga rasa makanan dan pelayanan harus tetap kamu tingkatkan.

Meskipun seringkali dilengkapi dengan roda, akan tetapi tak didesain untuk dibawa berkeliling dan hanya digunakan demi memudahkan proses pemindahan atau pengangkutan saja.

Melalui rombong permanen, apapun bisa kita jual di sini, sekalipun jika kamu ingin membuat warkop minimalis sederhana versi rumahan.

Rombong Aluminium Beroda

rombong roda tiga

Sesuai namanya, rombong aluminium ini diberi ban roda dengan satu tujuan, yaitu meningkatkan jangkauan distribusinya seluas mungkin.

Ini wajib dipilih buat kamu yang tak memiliki lapak atau area strategis untuk berjualan. Meskipun bisa jualan di depan rumah, akan tetapi harus memperhatikan terlebih dahulu dari sisi saingan dan keramaian suatu tempat.

Jika dua faktor tersebut tak mendukung, maka membuat rombong minimalis aluminium dengan fitur roda menjadi pilihan utama untuk kamu lakukan.

Kelemahannya terletak pada sisi distribusi itu sendiri. Seringkali banyaknya barang bawaan akan menyulitkan kamu untuk mendorongnya, terutama di tanjakan atau turunan yang curam.

Rombong Aluminium Motor

rombong aluminium sepeda motor

Punya motor di rumah? Daripada digunakan hanya untuk jalan-jalan dan menjadi liabilitas, mending gunakan untuk memperlebar distribusi agar kendaraan menjadi aset.

Untuk tujuan ini, maka kamu harus menggunakan rombong minimalis aluminium yang didesain khusus untuk motor.

Biasanya, rombong ini memiliki area bebas di tengah yang membentuk huruf U terbalik. Gunanya agar bisa disimpan di jok belakang motor.

BACA JUGA :  Segala Hal Tentang Sangkar Burung Beo Minimalis Sebelum Membelinya

Pastikan pula lebar dari rombong tersebut tidak lebih dari 1 meter, agar memungkinkan kamu masuk ke gang-gang sempit dan menjangkau pelanggan lebih banyak.

Sekalipun bisa terhindar dari rasa lelah saat mendorong, akan tetapi masih harus tetap memilik ekstra tenaga saat mengendarai motor, sekaligus memiliki keterampilan yang tinggi dan daya kontrol yang mumpuni.

Ini karena rombong motor memiliki resiko paling besar diantara 2 saudaranya yang telah dibahas secara lengkap di atas.

Tinggalkan komentar