fbpx

Wajib Menggunakan Pagar 2 Pintu Minimalis Jika Kamu Punya Mobil Agar Parkir Jadi Mudah

Pada dasarnya gerbang memang dibuat untuk meningkatkan proteksi dari hunian kita. Namun tiada artinya jika misalnya pagar tersebut membuat kita kepayahan saat masuk rumah. Tingkatkan ukurannya menjadi pagar 2 pintu minimalis jika kamu adalah pengendara kendaraan bermotor.

Dari sisi jenisnya, pintu pagar ini bisa kita bagi ke dalam 2 bagian, yakni jenis yang diayun dan digeser. Masing-masing darinya pasti membawa kelebihan dan kekurangan, sehingga harus kamu perhitungkan baik-baik dari sisi penggunaannya.

Sementara dari sisi materialnya malah sangat beragam, dimulai dari kayu, kaca, hingga besi yang paling lazim digunakan.

Desain yang ideal haruslah menciptakan perasaan hangat saat dilihat dan digunakan. Jadi, cobalah varian pagar 2 pintu minimalis berikut untuk meningkatkan fungsi dari hunian kamu saat ini.

Pagar Besi 2 Pintu

Pagar Besi 2 Pintu

Dua buah besi menjadi tameng hunian kita dan mampu melawan berbagai macam orang luar selama 24 jam penuh. Sekalipun dapat dipanjat oleh orang jahat, akan tetapi pagar besi akan mengurangi kemungkinan mereka melakukan tindakan nekat di waktu-waktu tertentu.

Lebarnya yang pas akan memungkinkan si empunya rumah seperti kita bisa keluar masuk halaman dengan begitu lancar.

Bahkan ada jenis pintu kembar yang diamankan dengan sistem penguncian digital. Saat ada orang yang memanjat dan menorobos masuk sementara pintu gerbang masih tertutup rapat, maka akan memicu alarm yang terbaca oleh sensor di sana.

Benar-benar keren kan teknologi zaman sekarang? Desain seperti itu disarankan buat kamu yang memiliki rumah gede dan takut disatroni maling setiap malamnya.

Pagar Geser 2 Pintu

Pagar Geser 2 Pintu

Ada pula jenis pagar 2 pintu minimalis yang dibuka dengan cara digeser. Bisa dibilang ini merupakan pintu pagar yang paling multifungsi dan hemat ruang.

BACA JUGA :  Manfaat Meja Kayu Kaca Minimalis, Nampak Elegan dan Kuat

Bayangkan saja, pintu diayun cenderung menghabiskan sekian persen dari halaman rumah kita tergantung besarnya pintu tersebut.

Sebaliknya, selebar apapun pintu gerbang yang kita pasangkan, maka tak akan mengonsumsi ruangan sekitar sehingga memarkirkan mobil menjadi lebih mudah.

Tetap pilih jenis pagar tertutup agar manfaat privasi bisa kamu dapatkan secara utuh. Ada kalanya kita ingin menghabiskan waktu pribadi bersama keluarga tanpa diganggu oleh orang luar atau pihak ketiga.

Pagar Garasi 2 Pintu

Pagar Garasi 2 Pintu

Sebenarnya, pintu yang tersemat pada garasi masihlah bisa kita sebut sebagai pagar atau gerbang, mengingat ukurannya yang besar.

Tak peduli apakah garasi tersebut berada di dalam ruangan ataupun menggunakan dak beton minimalis, pagar 2 pintu minimalis masih akan memberikan akses mudah bagi mobil kita saat diparkirkan setiap harinya.

Daya tariknya bisa kamu dapatkan dari sisi motif pintu atau warna yang diberikan. Ukuran dan kemegahan gerbang juga harus kamu jadikan pilihan pertama, menyesuaikan tipe hunian kamu saat ini.

Tak enak jika salah satunya nampak lebih besar atau lebih kecil. Jangankan disebut cantik, orang akan menilai bahwa hunian kita nampak norak dan tak menyenangkan saat ditatap.

Pagar Teralis 2 Pintu

Pagar Teralis 2 Pintu

Masih ada satu buah jenis motif pintu yang bisa kamu pilih, yaitu menggunakan teralis besi dengan gaya guratan harimau.

Lubang-lubang yang dihasilkan oleh pagar 2 pintu minimalis ini memang tak memberikan kesan privasi secara penuh, akan tetapi lebih ditilik pada sisi keindahan dan artistiknya saja.

Sayangnya, ketersediaan motif tertentu yang pas di hati seringkali mengharuskan kita menjelajah ke setiap toko material di kota tempat kita tinggal.

Jikalau memang tak ada, maka harus memesan secara custom yang pada gilirannya menghabiskan lebih banyak dana. Tetap sesuaikan saja dengan budget.

BACA JUGA :  4 Model Aquarium Hias Minimalis dan Jenis Ikan yang Boleh Dipilih

Tinggalkan komentar