fbpx

Ini Dia Model Lemari Dispenser Minimalis Paling Banyak Digemari dan Dikoleksi

Sebelum kita membuat atau mungkin membeli lemari dispenser minimalis, di sini kita akan memberitahu teman-teman kenapa kita harus membahas terlebih dahulu tentang jenis-jenis kayu olahan. Supaya kita nanti tidak bingung memilih bahan kayu yang baik dan bagus seperti apa.

Dan nanti juga kita akan membahas kelebihannya dan juga kekurangannya, karena rata-rata konsumen itu banyak yang belum tahu atau masih bingung jenis-jenis apa sih yang biasa kita pakai atau yang recommended untuk kita gunakan saat kita mau membuat lemari dispenser minimalis.

Lemari Dispenser Minimalis
Lemari Dispenser Minimalis

Jadi kita bisa membandingkan dari segi bentuknya, nanti kita juga akan bandingkan dari segi harganya dan nanti kita mungkin sedikit membahas tentang kelebihan dan kekurangannya. Karena dari masing-masing kayu olahan ini punya karakter, punya ciri dan juga punya keunggulan dan kekurangan tersendiri.

Lima jenis kayu olahan untuk interior rumah:

  1. Ada serbuk kayu yang biasa kita sebut particle board
  2. Ada blockboard atau disebut MBF, dan MBF pun ada perkembangan lagi sekarang berubah menjadi HMR
  3. Ada blockboard
  4. Ada multiplek
  5. Ada yang paling bagus yaitu finger joint

Dilihat Dari Perbandingan

Kalau untuk particle board ini direkomendasikan karena dia rentan sekali terhadap air dan juga lembab, jadi dia gampang sekali berjamur dan gampang sekali untuk bengkok serta dia gampang banget untuk hancur, jadi sangat tidak di sarankan untuk membuat lemari dispenser minimalis.

Dari segi permukaannya kita bisa lihat bahwa ini pengerjaannya dari serbuk kayu yang diberi cairan tertentu, lalu dibentuk bentuk sedemikian rupa, nanti dipress menyesuaikan dari hasil yang diinginkan, misalnya 1 lembar itu 122 kali 24 cm untuk bagian sampingnya.

Bisa dilihat ada pori-porinya atau ada celah dari si serbuk kayu itu, karena jika terkena air dia akan menggelembung lalu dia akan pecah atau hancur. Sedangkan kalau dari permukaan nya ini sudah dilapis pakai HPL, jadi kita tidak akan bisa melihat seperti apa, particle board ini harga yang paling murah.

Yang kedua sebenarnya itu ada MBF atau bubur kayu, cuma saya tidak pernah menggunakan jadi perbedaannya itu adalah kenaikan level dari partikel board. Yaitu sama-sama dari kayu yang diolah atau dileburkan dulu baru nanti dicetak menjadi lembaran-lembaran.

Sama juga seperti partikel board, tapi yang beredar sekarang memang dari MBF dan berubah menjadi HMR itu dengan kualitas yang jauh lebih baik. Tapi kita belum bisa mengomentari MBF karena kita juga belum mencobanya.

Yang ketiga ini kita mempunyai Blockboard atau blok teks permukaan nya juga bisa dibilang tidak bisa terlalu mencirikan, karena strukturnya ini sudah bentuk dari permukaan. Cuma yang jelas sekali ini bukan terdiri dari pori-pori, tapi dari garis-garis kayu itu sendiri.

BACA JUGA :  Motif Relief Minimalis Dari Dinding Rumah Hingga Ekterior Luar Ruangan

Baca juga: Buvet TV Minimalis

Karena sebenarnya ini adalah potongan-potongan kayu. Jadi ada blok blok yang di situ ada sambungan sambungan lalu di satukan menjadi satu dengan lem khusus. Lalu dipress, baru dipotong dan dengan ketebalan pun digunakan sesuai kebutuhan.

Dan ini sudah jauh lebih baik dibandingkan dengan kedua yang tadi dijelaskan diatas, dan ini sudah menjadi standar furniture interior. Banyak sekali pengusaha-pengusaha mebel atau pengusaha interior menggunakan bahan ini terutama yang ingin membuat lemari dispenser minimalis sudah cukup bagus.

Dibandingkan dengan multiple, kualitasnya tidak jauh berbeda sekali, karena dengan segi harga pun sebenarnya tidak jauh berbeda. Kualitasnya blockboard atau multiplek itu sama-sama bisa dijadikan perbandingan yang sama-sama kuat.

Kalau kita membahas tentang multiplek memang multiplek itu jauh lebih baik dibandingkan dengan blockboard, karena terdiri dari lapisan-lapisan tipis dari batang pohon atau body pohon. Dia akan dipotong tipis lalu digelar dengan ukuran besar baru nanti di tempel-tempel.

Untuk ketebalan itu jauh lebih banyak dan bervariasi, dan dari permukaan menyesuaikan dari kualitas atau merek yang kita beli. Jadi semakin mahal itu permukaan nya semakin halus dan teksturnya jauh lebih bagus.

Dan dari segi beratnya, itu lebih berat dibandingkan dengan blockboard, maka multiplek ini juga sudah cukup bagus untuk pembuatan lemari dispenser minimalis.

Yang terakhir ini kita mempunyai kayu finger joint, finger joint ini basicly sama seperti blockboard atau blocktech. Dia juga terdiri dari potongan-potongan kayu blog, cuma dari segi penguncian atau dari segi pengolahan itu dia jauh lebih baik.

Karena ada penguncinya, beda dengan blockboard yang hanya disusun-susun lalu dipress. Sedangkan untuk yang terakhir, kita menggunakan jointing agar finger joint ini bisa memiliki struktur yang jauh lebih kuat.

Dan dari samping bisa dilihat benar-benar seutuhnya kayu yang disesuaikan berdasarkan ukuran, jadi bisa juga kita sebut seperti papan. Dia jauh lebih kuat jika terkena air, dia tidak akan gampang memuai atau tidak akan gampang pecah.

Jadi dia lebih tahan cuaca dan juga suhu, jadi tidak usah takut kalau misalnya nanti kebanjiran atau kamar itu lembab dan lain sebagainya. Dia akan lebih tahan terhadap air, jadi jauh dari jamur.

Jadi dari segi kualitas dia lebih kuat, lebih berat, lebih solid dan dia juga mempunyai struktur atau motif yang lebih baik dibandingkan dari jenis kayu olahan yang lainnya.

Bisa langsung mengaplikasikan finishing seperti clear coat atau plitur melamin dan lain-lain.

Jenis Kayu Di Lihat Dari Harga

BACA JUGA :  Cara Mencari Ukuran Kursi Kayu Minimalis, Biar Tak Kegedean atau Kekecilan!

Berikutnya kita tentu akan membahas dari segi harga, karena jenis-jenis kayu olahan ini kualitasnya jelas berbeda dan harganya pun pasti berbeda.

Yang pertama kita bandingkan dari segi global aja atau kebanyakan toko-toko itu menjual di harga-harga tertentu, sekedar untuk memberi gambaran misalnya untuk ketebalan 18 mm particle board itu dijual sekitar Rp 90.000.

Untuk blockboard itu dengan ketebalan 18 mm dengan harga sekitar 240.000. Dan untuk plywood atau multiplek ketebalan 18 mm itu harganya sekitar Rp290.000.

Sedangkan untuk finger joint ini yang jelas harganya lebih mahal dengan ketebalan 18 mm sekitar Rp 460.000. Jadi kalian bisa membuat lemari dispenser minimalis ini menyesuaikan dengan budget.

Jenis Kayu Dilihat Dari Kekurangan Dan Kelebihan

Kekurangan dan kelebihannya jelas kalau misalnya dibandingkan dari segi kekuatan, pasti ingin memilih material yang terbaik, jadi teman-teman bisa memberi opsi untuk multiplek atau blockboard.

Karena untuk memakai kayu finger joint seperti ini biasanya kita hanya mengharapkan itu dari finishing yang jauh lebih baik untuk tampilan-tampilan yang lebih baik.

Tapi dari segi kekuatan memang jauh lebih baik, tapi kalau untuk standar rumah atau interior seperti lemari dispenser minimalis cukup menggunakan blockboard atau multiplek.

Kekurangannya dari masing-masing ini jelas, kalau particle board ini tidak akan tahan dengan air, dia akan mudah lembab dan juga akan mudah berjamur dan juga gampang memuai, jadi gampang banget buat jebol.

Untuk blockboard ini jalan lebih baik karena terdiri dari potongan-potongan kayu blok, untuk proses melakukan produksi dan juga sekrup dan lain-lain, dia tidak gampang pecah.

Sedangkan multiplek, kekurangannya itu biasanya kalau kita posisikan sekrup itu dari segi atau dari sisi samping dia bisa pecah. Akan tetapi untuk dari segi durability kekuatan memang lebih baik dari blockboard.

Jadi dua perbedaan dari blockboard dan multiplek ini bisa menjadi opsi yang sama-sama kuat untuk bisa dipilih.

Yang terakhir untuk finger joint ini jelas harganya mahal dan belum banyak toko yang menjual, jadi di sekitar daerah tertentu hanya 12 toko yang baru menjual finger joint seperti ini. Jadi kalau ada biaya lebih, tidak ada salahnya memakai bahan kayu olahan ini untuk pembuatan lemari dispenser minimalis.

Semoga artikel kali ini bisa menambah wawasan untuk mengetahui jenis-jenis dari kayu olahan, jadi sebelum memutuskan untuk membeli atau mau memesan furniture di toko mebel atau atau produsen.

Jadi kita tahu dulu seperti apa sih bahan-bahannya kelebihan dan kekurangannya. Semoga nanti tidak kebingungan atau juga lebih mudah untuk memilih dalam furniture-furniture menggunakan bahan material apa yang harus di gunakan.

Tinggalkan komentar