fbpx

Manfaat Menggunakan Gypsum Dinding Minimalis Pada Hunian Modern

Kita tahu jika membangun dinding atau sekat menggunakan beton jenderung memakan banyak waktu dan biaya. Makanya gypsum dinding minimalis bisa menjadi pelarian buat kamu untuk dapat mengambil jalan pintas.

Menariknya, gypsum dapat masuk ke dalam dua jenis hunian berbeda, entah itu yang terbuat dari batu bata (beton) atau kayu.

Sebaliknya, akan nampak tak lucu jika kita menggunakan dinding sekat batu bata pada penggunaan model villa kayu minimalis, tak peduli luas dan kuatnya bangunan tersebut.

Namun pertanyaannya, apakah gypsum dinding minimalis mampu bertahan lama? Lalu adakah keuntungan lain yang tersemat di sana?

Tentu saja ada! Untuk lebih jelasnya, berikut adalah manfaat penggunaan gypsum pada dinding hunian kita.

Cenderung Kedap Suara

gypsum dinding rumah

Mungkin ini bisa menjadi salah satu fakta mengejutkan yang datang dari manfaat gypsum. Kepadatannya mampu menjadi penghalan yang begitu besar untuk suara dan elemen apapun.

Sekalipun lebih tipis daripada dinding beton, akan tetapi perbedaan yang dibuatnya nampak jauh sekali.

Dengan sedikit lapisan ekstra saja maka dapat membantu mempertahankan suhu rumah sebaik mungkin.

Penghalang ini akan membantu menjaga udara yang dingin atau panas kembali stabil setelah memasuki ruangan berbalut gypsum.

Bahkan jika kamu tinggal di luar negeri saat ini dengan suhu ekstrim seperti di atas 37 derajat atau di bawah 3 derajat celcius masih bisa dikurangi tingkat panas atau dinginnya secara signifikan.

Lebih Aman

gypsum dinding ruang tamu

Gypsum dinding minimalis memiliki banyak sekali fitur tambahan, terutama jenis yang terkait dengan kesehatan dan keselamatan.

Sekalipun berbahan dasar papan kayu, akan tetapi masih tahan terhadap api. Asyiknya lagi, bahan dasar tersebut cenderung tak mengeluarkan zat kimia berbahaya yang biasanya dapat membahayakan kesehatan pernafasan kita secara nyata.

BACA JUGA :  Apa Itu Model Dekor Minimalis dan Bagaimana Cara Membuatnya?

Selama bukan kecelakaan parah, api tak akan menyebar dengan cepat ke berbagai macam arah. Dengan begitu, ada lebih banyak waktu untuk memadamkan api yang melalap beberapa area ruangan daripada saat kita menggunakan kayu biasa.

Belum lagi papan gypsum mampu memberkuat dinding sehingga kecil kemungkinan ruangan tersebut rubuh dengan cepat akibat api yang telah menghanguskan keadaan sekitar.

Mudah Diperbaiki

gypsum dinding motif

Kena gempa atau kena pukulan orang yang ngamuk, sehingga menyebabkan dinding menjadi rusak, maka hal tersebut tak menjadi masalah bagi gypsum dinding minimalis.

Kita bisa dengan mudah memperbaikinya. Sekalipun menyewa seseorang untuk melakukan pekerjaan tersebut, biayanya tak semahal batu bata yang retak apalagi roboh akibat goyangan bencana alam.

Alat dan prosesnya juga cenderung sederhana dan hemat biaya. Bahkan kerusakan besar saja dapat diperbaiki dengan hanya berdampak kecil pada area yang rusak itu saja, alias tidak menjalar.

Beberapa alat yang sering digunakan diantaranya spackling, pisau dempul, dan amplas. Dengan ketiga alat itu saja sudah cukup mampu membuat dinding gypsum kita menjadi nampak terlihat baru lagi.

Dekorasi Tanpa Batas

gypsum dinding kamar

Pernah memaku sesuatu pada dinding untuk dekorasi tertentu, kemudian menyisakan bekas setelah tak lagi digunakan? Masalah klasik!

Hal tersebut tak akan pernah terjadi pada gypsum dinding minimalis. Sekalipun meninggalkan bekas, maka mudah untuk diperbaiki seperti yang sudah disebutkan di tips nomor 3 atas.

Berkat kemampuannya tersebut, kita bisa berkreasi sebanyak mungkin dan cocok bagi siapa saja yang gampang bosenan terhadap nuansa dan tema kamar.

Cat mudah diganti, pemasangan paku gampang dicabut, serta tak ada istilah retak yang menjalar ke berbagai macam area.

Jadi, mending pilih mana? Menggunakan dinding beton atau gypsum? Well, tentunya pilihan ada di tangan kamu.

BACA JUGA :  Mushola Minimalis Desain Mushola Dalam Rumah Bikin Rajin Sholat, Setan pun Karatan

Tinggalkan komentar