fbpx

Desain Toko Perlengkapan Bayi Minimalis, Siapa Target Marketnya?

Jadi ceritanya kamu punya ide untuk menjalankan bisnis baru, dan tengah butuh desain toko perlengkapan bayi minimalis karena produk yang ingin kamu jual memang berkaitan dengan apparel dari si baby.

Namun ternyata oh ternyata, mendesain sebuah toko itu tidak semudah yang dibayangkan. Ada banyak hal yang harus dipikirkan entah itu dari segi makna ataupun sisi psikologis pembeli.

Faktanya, pemilihan warna dan tema secara sembarangan bisa berefek besar pada penjualan. Apalagi sebagian besar pembeli itu memang dipicu oleh emosi.

Jadi kalau kita berbicara mengenai desain toko perlengkapan bayi minimalis, maka hukumnya menjadi wajib.

Untungnya, kita bisa mencontoh beberapa orang atau perusahaan yang telah berhasil memberikan hasil super gede.

Selain itu, ada beberapa tips dan trik yang mungkin berguna buat kamu. Dan berikut adalah daftarnya.

Menentukan Produk yang Ingin Dijual

desain toko baju bayi

Apparel itu ada banyak sekali jenisnya! Apalagi bayi yang memiliki kebutuhan lebih banyak daripada orang dewasa.

Misalnya, kita tak hanya bisa memajang berupa setelan baju dan celana saja, akan tetapi lengkap dengan aksesoris seperti mainan hingga ranjang bayi besi minimalis.

Selain itu, kita harus mempersiapkan budget yang tak setengah-setengah. Karena faktanya, pakaian bayi cenderung memiliki nilai jual yang jauh lebih mahal dibandingkan dengan pakaian orang dewasa.

Kamu pun boleh menempatkan beberapa minyak telon, popok, dan kebutuhan dasar lainnya agar orang tua si bayi bisa sekalian berbelanja semua kebutuhannya di satu tempat.

Tentukan Target Market

desain toko bayi

Sekalipun kita menyediakan pakaian bayi sekaligus membuat desain toko perlengkapan bayi minimalis dengan sedemikian rupa, akan tetapi target market kita tetaplah para bunda dan ayah.

BACA JUGA :  Warna Toko Minimalis Untuk Meningkatkan Konversi Penjualan

Pasalnya, bayi belum bisa memilih trend baju dan membelinya pakai uang mereka sendiri. Bahkan jika orang tua mereka memakaikan pakaian yang terbuat dari karung beras, bayi masih mau kok mengenakannya.

Itu berarti, kita harus mengikuti trend fashion yang juga bisa masuk ke ranah orang tua si kecil.

Target market pun bisa kita kategorikan lagi ke dalam dua bagian, apakah untuk orang tua senior atau mahmud.

Keduanya pasti memiliki selera yang jauh berbeda, yang kemudian berefek pada bagaimana cara si kecil berpakaian.

Jadi sebisa mungkin, kita pun harus mampu menyediakan sekitar 10-20% kebutuhan orang tua anak agar mereka merasa betah di sana.

Berikan Warna Cerah Penarik Minat

desain interior toko perlengkapan bayi

Tak perlu diragukan lagi jika desain toko perlengkapan bayi minimalis senantiasa memilki warna-warna cerah yang beragam.

Setidaknya ada 7 buah warna dan artinya yang bisa kamu gunakan untuk warna toko minimalis kamu saat ini, yakni:

  • Biru yang halus
  • Hijau yang ramah
  • Pink yang nyaman
  • Ungu yang elegan
  • Abu yang netral
  • Putih yang menenangkan
  • Kuning yang mengundang

Kenapa merah tidak? Padahal kan sering digunakan untuk kesan urgensi?

Jawabannya adalah pada bayi itu sendiri. Merah seringkali dapat membuat si bayi merasa pusing, sementara naluriah si ibu pasti merasakan hal tersebut.

Hiasi Eksterior Dengan Gambar Lucu

desain eksterior toko baju

Buat sebisa mungkin bagian depan dari desain toko perlengkapan bayi minimalis kamu selucu mungkin.

Sebagai gambaran, kita harus mampu menyediakan lingkungan yang inspiratif seolah mengajak sang ibu dan bayinya masuk ke dunia lain, tepatnya dunia anak dan terbebas dari dunia orang dewasa yang penuh tekanan dan membosankan.

Eksterior bahkan bisa menjadi pancingan terbaik yang harus kamu pikirkan secara matang-matang, sementara pintu depan akan menentukan kesan pertama calon pelanggan kita.

BACA JUGA :  MEJA TV MINIMALIS

Jika mereka puas, maka tak jarang dari mereka akan menjadi langganan sekalipun ada banyak saingan toko sejenis di sekitar kita.

Tinggalkan komentar